Blog kumpulan berita yang terbaru, tips, hiburan, review aplikasi, blogging, cara mengatasi, kumpulan dari berbagai harga, smarphone android, laptop. Karena hidup adalah pilihan

Boy Sadikin Dirangkul Gerindra Kontra Ahok

Partai Gerindra DKI akan menyelenggarakan hajatan silaturahim beberapa bakal calon (balon) Gubernur DKI yang berseberangan arah dengan kubu Basuki T Purnama (Ahok) hari ini. Nama Boy Sadikin, yang kabar terakhir mengundurkan diri dari jabatan Ketua PDIP DKI, masuk dalam barisan balon gubernur kontra-Ahok itu.

"Beberapa orang yang diundang pada acara tersebut adalahbeberapa orang yang tidak sepaham dengan pemikiran Ahok. Mereka adalah beberapa orang yang mempunyai inspirasi berbeda, " kata Ketua Bagian Organisasi, Keanggotaan Kaderisasi Gerindra DKI, Syarif, pada detikcom, Jumat (12/2/2016).



Namun demikian Syarif tidak ingin menyampaikan 12 balon gubernur itu yang merupakan barisan anti-Ahok. Sikap tidak sepaham (kontra) bukanlah bermakna 'anti'. Mereka tetap mendukung usaha pembangunan Jakarta menjadi lebih baik, seperti yang dilakukan Ahok.

" Mereka adalah orang yang mempunyai gagasan yang berbeda dengan Ahok. Tetapi bukan juga anti-Ahok. Karena kalau anti-Ahok kan bermakna tidak ingin turut bangun Jakarta, " tutur Syarif.

Siapapun mereka? Ada Boy Sadikin, Yusril Ihza Mahendra dari PBB, Abraham Lunggana (Lulung) dari PPP, Marco Kusumawijaya, juga Isnaeni yang disebut dengan 'wanita emas'.

Beberapa nama itu relatif baru untuk Gerindra DKI, sebabnya karena terlebih dulu Gerindra DKI juga sudah memiliki sebagian nama penantang Ahok yang juga diundang pada silaturahim nanti, yaitu Adhyaksa Dault, Biem T Benyamin, Nahrowi Ramli, Ichsanuddin Noorsy, Sanusi, Ridwan Kamil, serta Sandiaga Uno.

Bukankah Boy merupakan pengurus PDIP yang baru saja mengajukan pengunduran diri belum lama ini? Apa ini ada hubungannya dengan niat dia untuk maju pada Pilgub DKI? Syarif pun mengatakatidak ingin mencampuri masalah PDIP.

" Boy ini adalah tokoh yang butuh diberikan animo serta penghargaan yang setinggi-tingginya untuk memimpin Jakarta, " kata Syarif yang merupakan Ketua Panitia Penjaringan Balon Gubernur DKI ini.

Sedangkan Marco dipandang Gerindra sebagai ahli urusan pengaturan kota. Marco sudah memiliki rencana untuk revitalisasi kota.

" Dia telah menginformasikan lewat Facebook serta Twitter kalau siap dan bersedia menjadi calon gubernur DKI. Sekarang dia sedang bergerilya mengumpulkan KTP, " kata Syarif.

Baca juga :
Demi PNS Guru Honorer Siap Ditempatkan Di Daerah

Isnaeni, nama yang satu ini populer sewaktu  stiker 'wanita emas' bergambar wajahnya terlihat di bus-bus yang beroperasi di Jakarta beberapa waktu lalu. Gerindra pun mau  mengundang dia untuk memberikan peluang dan berperan di arena pra-Pilgub DKI 2017 ini.

"Perempuan cantik ini kan terkenal. Setiap ada pesta politik, misalnya Pilkada atau Pileg, dia seringkali kelihatan, " papar Syarif.

Sedangkan Yusril, dia dikenal sebagai pakar hukum tata negara. Gerindra menginginkan lebih intens menelisik pemikiran Yusril untuk Jakarta ke depan. " Diantara keanekaragaman konsepnya, kita ingin lebih mengenal lagi tentang beliau. Dan yang terutama bahwa kita intens berkomunikasi, " katanya.

Dihubungi terpisah, Ketua DPD Gerindra DKI, Mohamad Taufik, optimis Boy akan datang di acara silaturahim Gerindra di Hotel Aryaduta Jakarta pada pukul 16. 00 WIB nanti. " Insya Allah (Boy akan datang), " ucap Taufik singkat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Boy Sadikin Dirangkul Gerindra Kontra Ahok

0 komentar: