Blog kumpulan berita yang terbaru, tips, hiburan, review aplikasi, blogging, cara mengatasi, kumpulan dari berbagai harga, smarphone android, laptop. Karena hidup adalah pilihan

Tips Cerdas Berutang dengan Kredit Tanpa Agunan (KTA)


Pinjaman modal usaha tanpa jaminan merupakan harapan bagi pelaku usaha ekonomi mikro untuk mengembangkan bisnisnya agar lebih besar lagi. Wirausaha dapat menjadi tumpuan dan sumber utama pendapatan seseorang. Berbagai macam usaha yang dirintis dan dilakoni banyak orang bermula dari keinginan yang bisa terwujud dengan adanya modal usaha. Modal usaha tentu saja berbentuk uang sebagai alat tukar perekonomian yang diakui di seluruh dunia. Namun, bisakah mendapatkan pinjaman modal usaha tanpa jaminan?

Menghadapi situasi semacam itu memang cukup dilema. Di satu sisi, kita ingin usaha tetap berjalan. Di sisi lain, kondisi keuangan tidak memungkinkan. Terlebih, jika kebuntuan modal disertai kebuntuan pinjaman agar usaha tetap berdiri. Pinjaman yang ada memang cukup memberatkan sebab saat masih berspekulasi dengan kemajuan atau kesuksesan usaha, kita pun mesti mengagunkan barang berharga sebagai jaminan.

Agunan tersebut bisa berupa tanah atau rumah. Bahkan, bangunan usaha yang sedang kita rintis itu sendiri. Terlebih, jika kita baru akan memulai usaha tetapi tidak memiliki modal. Apalagi, barang berharga yang patut atau bisa dijadikan jaminan. Tentu, keinginan memiliki usaha akhirnya hanya berupa angan-angan dan mimpi.

Kredit tanpa agunan (KTA) memberi kesempatan bagi nasabah untuk mendapatkan pinjaman dana dengan mudah.


Bagaimana, agar KTA benar-benar memberi manfaat dan tidak menjadi jebakan yang malah menyusahkan hidup? Simak ulasan berikut.

KTA adalah salah satu produk dari institusi perbankan yang memberikan kesempatan pada nasabah perorangan untuk meminjam sejumlah dana tanpa jaminan.

Namun, walau proses yang ditawarkan cepat, bukan berarti nasabah bisa dengan mudah mendapatkan dana tanpa persyaratan lengkap.

Baca artikel menarik kami yang lainnya: Terapkanlah 7 Cara Menghilangkan Lelah pada Siang Hari !!!

Pada umumnya, perbankan punya persyaratan dan dokumen yang harus dilengkapi untuk menganalisa kelayakan kredit, dilihat dari kemampuan dan alur kas nasabah.

Antara lain, usia minimum dan maksimum, penghasilan minimum, kartu tanda penduduk (KTP), slip gaji bagi karyawan, atau izin profesi bagi profesional, rekening koran, kartu kredit dan tagihannya, nomor pokok wajib pajak (NPWP), serta surat pemberitahuan (SPT) pajak tahunan.

Sebelum tergiur untuk mengambil KTA, Anda wajib mengetahui dulu karakteristik dari produk ini.
Perhitungan bunga KTA menggunakan metode antuitas dengan cicilan tetap. Cara ini menghasilkan porsi bunga yang lebih besar di awal periode pinjaman dibandingkan dengan cicilan pokoknya, dan porsi tersebut akan terbalik seiring periode pinjaman berakhir.

Biaya provisi, atau biaya adminstrasi bank akan dibebankan dan dipotong di awal.
Jika terlambat membayar cicilan, Anda akan dikenai biaya keterlambatan.
Jika nasabah tidak membeli perlindungan asuransi jiwa, sisa pinjaman akan menjadi kewajiban ahli waris jika nasabah meninggal dunia.
Jika ingin melunasi pinjaman lebih cepat dari waktu yang ditentukan, Anda akan dikenakan biaya dari sisa pokok pinjaman.

Banyak orang memanfaatkan KTA untuk keluar dari masalah pemenuhan kebutuhan jangka pendek individu maupun keluarga. Maksud hati mencari solusi, tetapi yang terjadi justru terjebak dalam belitan utang.

Pengambilan keputusan berutang yang tidak bijaksana dan tidak berdasarkan skala prioritas biasanya menjadi faktor penyebab utama seorang nasabah gagal mengelola keuangan dan manajemen utangnya.

Tentu Anda tidak mau ini terjadi, bukan? Sebab itu, sebelum memutuskan mengambil KTA ada beberapa hal yang perlu Anda garis bawahi:
1. Kebutuhan jangka pendek
2. Tingkat urgensi tinggi
3. Tidak memiliki kecukupan dana
4. Bisa disiplin menerapkan rasio kemampuan pelunasan sebesar 30-35 persen dari penghasilan tetap

Kesiapan proyeksi alur kas untuk pelunasan, atau pelunasan dipercepat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tips Cerdas Berutang dengan Kredit Tanpa Agunan (KTA)

0 komentar: