Blog kumpulan berita yang terbaru, tips, hiburan, review aplikasi, blogging, cara mengatasi, kumpulan dari berbagai harga, smarphone android, laptop. Karena hidup adalah pilihan

PAKAI GIGI PALSU...??? BERIKUT TIPS MERAWATNYA...




A.        Hal yang Perlu Dipersiapkan Oleh Kita Sebelum Pasang Gigi Palsu

Pemasangan gigi palsu ada banyak tekniknya. Persiapan yang perlu dilakukan juga berbeda-beda tergantung jenis gigi palsu yang akan dipasang, serta cara memasangnya.

Untuk pemasangan gigi palsu yang dilekatkan dan bisa dilepas-pasang, biasanya dokter gigi akan memastikan terlebih dahulu kondisi gigi dan mulut di sekitar lokasi pemasangan. Jika semua dalam kondisi sehat, maka tidak ada masalah.

Sedangkan untuk pemasangan gigi palsu model implan, pemeriksaan yang dilakukan relatif lebih rumit. Selain kesehatan gigi dan mulut, kesehatan secara keseluruhan juga akan diperhatikan. Riwayat penyakit kronis berikut pengobatan yang dijalani akan turut dipertimbangkan.
Apakah semua itu harus dilakukan oleh dokter gigi? Dianjurkan memang demikian, sebab tidak semua prosedur pemasangan gigi palsu bisa dilakukan oleh tukang gigi.

"Jelas beda, kalau tukang gigi cuma bisa pasang gigi bahan akrilik saja dan hanya boleh gigi palsu yang pasang lepas," jelas drg William Tanzil, Sp Pros, dari Hendra Hidayat Dental Center (HHDC) kepada detikHealth, seperti ditulis Rabu (21/10/2015).

Pemasangan implan gigi palsu cukup dilakukan dengan anestesi lokal. Bius total jarang digunakan, keculi untuk kasus-kasus khusus dengan tingkat kerumitan tinggi.

"Buat pemasangan gigi mah nggak sakit," tegas drg William.



B.        Banyak Pilihan, Gigi Palsu Ada yang Permanen Maupun Bisa Dicopot

Berdasarkan teknik pemasangannya, gigi palsu ada yang bersifat permanen dan ada yang sewaktu-waktu bisa dilepas-pasang sendiri. Biar tak salah pilih, kenali kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Gigi palsu yang bersifat permanen biasanya beruwujud implan titanium yang ditanam di tulang rahang. Bagian yang muncul di permukaan dilapisi mahkota sehingga mirip dengan gigi asli. Kelebihan utamanya adalah mudah dalam hal perawatan.
"Kekurangnya sih cuma satu, yakni di biaya karena harganya yang cukup mahal. Namun cara implan merupakan cara paling aman," kata drg William Tanzil, Sp Pros, dari Hendra Hidayat Dental Center (HHDC) kepada detikHealth, seperti ditulis Rabu (21/10/2015).
Selain implan, gigi palsu tempelan atau bridge juga tidak perlu sering-sering dilepas. Namun kerugiannya, gigi palsu yang dipasang dengan sistem bridge akan menempel pada gigi asli di sekitarnya. Jika gigi palsu bermasalah, gigi di sekitarnya akan terpengaruh.

Sedangkan jika menghendaki gigi palsu yang bisa dilepas-pasang kapan saja, harganya relatif lebih murah. Kerugiannya adalah keberadaan plat yang kadang-kadang dirasa mengganggu. Faktor kebiasaan bisa meminimalkan gangguan tersebut.

"Kondisinya sendiri harus dilihat dari mulut, gusi, tulang dan yang lain untuk membertimbangkan jenis yang akan dipakai," kata drg William.



C.        Tak Ada Pantangan untuk Gigi Palsu, Cukup Hindari Makanan Keras
Selama kualitas dan teknik pemasangannya bagus, gigi palsu nyaris tidak ada bedanya dengan gigi asli. Oleh karenanya, tidak perlu ada pantangan tertentu soal makanan.

Namun, tidak ada pantangan bukan berarti boleh makan sembarangan. Untuk menjaga kualitas gigi palsu supaya awet, sebaiknya hindari makanan yang terlalu keras. Anjuran yang sama sebenarnya berlaku juga untuk gigi asli.

"Disarankan tidak makan yang keras-keras karena akan menyebabkan gigi palsu itu pecah atau rusak," kata drg William Tanzil, Sp Pros, dari Hendra Hidayat Dental Center (HHDC) kepada detikHealth, seperti ditulis pada Rabu (21/10/2015).
Makanan dingin atau panas, juga tidak masalah selama suhunya tidak terlalu ekstrem. "Intinya sama kayak gigi asli. baik itu pantangan maupun perawatannya," tambah drg William.

Pada beberapa orang, gigi palsu menyebabkan gusi mudah bengkak dan memerah saat mengunyah. Kadang, sariawan juga bermunculan. Menurut drg William, hal itu kemungkinan bukan disebabkan oleh pantangan yang dilanggar karena memang tidak ada pantangan khusus.

"Sebenernya itu tergantung pembuatannya sih. Kalau dibuat secara baik, tidak akan begitu," kata drg William.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : PAKAI GIGI PALSU...??? BERIKUT TIPS MERAWATNYA...

0 komentar: