Blog kumpulan berita yang terbaru, tips, hiburan, review aplikasi, blogging, cara mengatasi, kumpulan dari berbagai harga, smarphone android, laptop. Karena hidup adalah pilihan

Pengobatan Diabetes: Sejauh Mana Kemajuan Risetnya?


Diabetes disebut sebagai penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup seseorangn, tetapi sampai saat ini apa penyebab yang memungkinkan terjadi  terhadap penyakit ini belum diketahui secara definitif.
Untuk jenis penyakit diabetes tipe 1 yang umumnya biasa diderita anak-anak, para ilmuwan beranggapan bahwa penyakit ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel yang sehat karena dianggap sebagai zat asing yang berbahaya.
Pada diabetes tipe ini, sistem kekebalan menyerang sel pankreas dan merusak kemampuannya untuk menghasilkan insulin. Para ilmuwan yakin bahwa faktor lingkungan, yaitu seperti virus yang menjadi pemicu terjadinya proses ini. Selain virus, ternyata gen juga ikut berperan penting dalam hal ini karena ada sebagian orang yang lebih rentan sebagai penderita diabetes.
Pun demikian, para ahli kesehatan juga tidak mengetahui apa yang menyebabkan penyakit diabetes tipe 2 (diabetes melitus). diabetes melitus atau biasa disebut kencing manis biasanya diderita oleh orang dewasa,  dan itu umumnya berkaitan dengan obesitas dan cenderung diturunkan di dalam keluarga.
Namun jangan khawatir, penyakit ini bisa dicegah oleh kita. Jika Anda terlanjur menderita diabetes tipe 2, Anda tetap bisa mengendalikan gula darah tinggi dengan pengaturan pola makan Anda atau Anda rutin melakukan aktivitas fisik.


Apakah ada obatnya?
Kedua tipe diabetes di atas, tipe 1 dan tipe 2 merupakan penyakit yang kronis dan bersifat seumur hidup. Saat ini, tidak ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan penyakit tersebut di atas.
Meskipun demikian, tentu masih ada secercah harapan untuk pengobatan dan pencegahannya. Walau kita tidak bisa mencegah diabetes tipe 1, tapi diabetes tipe 2 bisa dihindari dengan cara menjaga berat badan kita, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup istirahat, serta rajin berolahraga.
Berikut adalah hasil penemuan-penemuan terbaru dari riset mengenai diabetes. Bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun lagi para ilmuwan benar-benar bisa menemukan cara untuk mengatasi penyakit ini.

Baca artikel menarik kami sebelumnya:Mitos Benar-Salah Perihal Nitrogen untuk Ban Motor

Temuan dalam diabetes tipe 1meliputi:
• Pankreas buatan. Sistem ini sebagian secara otomatis menggunakan monitor glukosa berkelanjutan dan pompa insulin untuk memberikan dosis insulin berdasarkan indikator gula darah. Pompa dan monitor akan di koordinasikan oleh komputer. Di masa yang akan datang, para peniliti berharap untuk mengembangkan sistem otomatis yang dapat berfungsi layaknya organ pankreas.

• Manipulasi genetik atau mengubah sel yang biasanya tidak menghasilkan insulin jadi bisa menghasilkan insulin.
• Transplantasi sel islet. Sel islet merupakan sel terbesar dalam pankreas. Dalam sel ini terdapat sel beta yang menghasilkan insulin. Transplatansi sel islet mengambil sel dari organ donor kemudian ditempatkan di pankreas kita.
• Transplatansi pankreas yang diperoleh oleh kita  dari donor organ atau pendonor sukarela.
• Mengubah ulang sistem kekebalan tubuh dengan cara mematikannya dan mencangkokkannya dengan sistem sel kekebalan yang baru.
• Memprogram sel punca sedemikian rupa agar menghasilkan insulin.
• Vaksin untuk mencegah kekebalan tubuh agar tidak merusak sel yang menghasilkan insulin.


Walaupun terapi-terapi ini baru di tahap awal dari penelitian dan pengembangan, tentu ini dapat merupakan tumpuan untuk membantu orang-orang yang terkena diabetes tipe 1.


Sedangkan diabetes tipe 2 sangatlah unik, karena tubuh Anda menjadi kebal terhadap efek insulin. Peneliti perlu memahami resistensi insulin sebelum pendekatan ini bisa dilakukan oleh paramedis. Obat-obatan yang diresepkan dokter biasanya bertujuan untuk menurunkan kadar gula darah dan juga mengatasi komplikasi dari penyakitnya.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Pengobatan Diabetes: Sejauh Mana Kemajuan Risetnya?

0 komentar: