Blog kumpulan berita yang terbaru, tips, hiburan, review aplikasi, blogging, cara mengatasi, kumpulan dari berbagai harga, smarphone android, laptop. Karena hidup adalah pilihan

Video Yang Menyindir KPK di Halaman Website Polri.

Website Polri di Hack, begitulah kira-kira berita yang didapat di situs uniqpost. Video yang menyindir ketua KPK tersebut tidak tahu apakah sengaja atau memang benar-benar dibuat untuk melemahkan KPK. Yang jelas, kok situs polri ya yang di hack? Bukan website KPK?


Website Polri diretas pada Senin(26/01/2015) saat dipantau memang sudah pulih http://www.polri.go.id/index.html. Hanya ada halaman error yang menandai kalau laman tersebut tidak aktif. Tapi ada kejadian lucu. Yaitu, ada sebuah video yang menyindir KPK. Dalam video tersebut diungkapkan kalau Abraham Samad sebagai ketua KPK berambisi besar menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia. 

Video yang tertera pada website polri di hack itu juga mengungkapkan kalau Budi Gunawan lah yang mengacaukan pencalonan Abraham Samad bersama Jokowi. Dan akhirnya dipilih Jusuf Kalla sebagai pendamping Pak Presden nomer 7 itu. 

Dalam laman Youtube itu menjelaskan kalau yang mengupload foto itu harus menyelamatkan KPK, Polri, dan Indonesia. Dan video itu juga menuntut ketua KPK yang bersih dengan Tagger #KPKbutuhPemimpinBersih. 

Yang lucu, kenapa video ini harus dibuat? Apakah ini fitnah dan merusak citra diri dari KPK dan institusi polri? Kenapa insitirusi polri, karena yang di hack itu situs polri sendiri. Dan dibuat untuk melemahkan KPK, padahal secara logika, tidak mungkin seorang hacker membobol situs polri untuk menjatuhkan KPK? Kan lucu, ya seharusnya di situs KPK lah, wong yang disindir itu KPK bukan polri. 

Nah, dari pemikiran yang singkat itu muncul argumen, bisa saja laman yang dihack itu dibuat-buat untuk menambah lemah Komisi pemberantasan Korupsi tersebut. Aneh ya! haha Tonton Video nya dibawah ini. 


Semoga bermanfaat.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Video Yang Menyindir KPK di Halaman Website Polri.